Notification

×

Iklan

Iklan

Kematian Andi Setiawan di Metro Utara Sisakan Tanda Tanya, Keluarga Minta Penyelidikan Ulang

Jumat, 24 April 2026 | April 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-24T22:39:00Z
METRO, Kematian Andi Setiawan (24), warga Desa Ujung Gunung, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, hingga kini masih menyisakan tanda tanya bagi pihak keluarga.

Korban yang sehari-hari bekerja di Desa Simbar Waringin, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, dikenal sebagai pribadi ramah, pendiam, dan mudah bergaul. Hal itu disampaikan sejumlah rekan kerja serta teman korban saat dimintai keterangan oleh tim media.

Bagi keluarga, almarhum juga dikenal sebagai salah satu tulang punggung keluarga. Kedua orang tuanya yang telah lanjut usia mengaku sangat kehilangan atas kepergian Andi secara mendadak.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Andi sempat dikabarkan hilang oleh pihak keluarga dan kerabat di Desa Simbar Waringin. Sehari setelah dinyatakan hilang, keluarga mengetahui adanya informasi viral di media sosial terkait penemuan mayat laki-laki di wilayah Bedeng 28 C, Metro Utara.

Setelah dilakukan pengecekan, mayat tersebut diketahui merupakan Andi Setiawan. Korban ditemukan di saluran irigasi wilayah Kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, dalam kondisi tanpa mengenakan pakaian.

Menurut keterangan awal pihak kepolisian, hasil visum dari rumah sakit menyebut korban meninggal dunia karena tenggelam.

Namun demikian, pihak keluarga mengaku masih menyimpan sejumlah pertanyaan atas kondisi korban saat ditemukan. Keluarga menilai terdapat lebam pada bagian kepala serta pembengkakan pada area mata yang menurut mereka perlu dijelaskan lebih lanjut.

Tim media juga meminta tanggapan warga sekitar lokasi penemuan. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, di wilayah Bedeng 28 C memang pernah ditemukan korban tenggelam, namun kondisi jenazah Andi dinilai berbeda.

“Kalau yang ini beda, korban ditemukan tanpa pakaian dan ada bekas seperti lebam,” ujar warga tersebut.

Karena masih adanya keraguan, pada 26 Maret 2026, pihak keluarga mendatangi Polsek Metro Utara dan bertemu dengan AKP Eko Nugroho, SH, guna meminta dilakukan penyelidikan ulang atas kematian Andi Setiawan.

Menurut keluarga, sejumlah saksi disebut telah dimintai keterangan. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan lanjutan terkait hasil pendalaman perkara tersebut.

Aan Sagita, kakak korban, menyatakan keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut kasus ini secara terang dan objektif agar almarhum mendapatkan keadilan.

“Kami hanya ingin kejelasan dan keadilan atas kematian adik kami,” ujarnya.

Publik pun berharap pihak Polres Metro, Polda Lampung, hingga instansi terkait dapat menangani perkara ini secara profesional dan transparan guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

Tembusan:
Kapolres Metro
Kapolda Lampung
Kabareskrim Polri
Kapolri
Komisi III DPR RI
Hotman Paris Hutapea
Komnas HAM RI
Presiden Republik Indonesia

Catatan Redaksi: Redaksi media ini menyatakan bahwa pemberitaan disusun secara berimbang dan membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak terkait, sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

#JusticeForAndiSetiawan
#UsutTuntasKematianAndi
#MetroUtara
#PolresMetro
#PoldaLampung
#MabesPolri
#Komisi3DPRRI
#HotmanParis
#LampungBerduka
#TulangBawang
#Trimurjo
#Beritapiral

Penulis: Guntur
×
Berita Terbaru Update